Pengabdian Masyarakat Bersama Mahasiswa UPM: Bagikan Handsanitizer Organik Jeruk Nipis ke Masyarakat

Mahasiswa Windy Febrianti memberikan hand sanitizer untuk anggota masyarakat

Saat ini Indonesia masih melakukan upaya penanganan Pandemi Covid-19. Seluruh aktifitas masyarakat diarahkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Penerapan kebiasaan baru selain memakai masker ialah kebiasaan untuk membersihkan tangan baik menggunakan air dan sabun maupun menggunakan Hand Sanitizer. Penggunaan Hand Senitizer semakin banyak diminati karena lebih praktis membersihkan tangan tanpa dibilas air.
Untuk itu, Mata kuliah sustainable development merancang khusus tugas akhir dengan bentuk kegiatan laporan pembuatan hand sanitizer alami yang didistribusikan kepada masyarakat. Sustainable development merupakan salah satu mata kuliah yang di ampuh oleh Dosen Renny Candradewi Puspitarini, S.Hub.Int., M.A yang harus ampuh oleh mahasiswa semester 7. Praktek pembuatan hand sanitizer alami ini terbagi menjadi 5 kelompok berdasarkan domisili mahasiswa, seperti kelompok Triwung Kidul, Kelompok Dringu, kelompok Kraksaan, Kelompok Maron, dan Kelompok Mayangan. Pendistribusian Hand Sanitizer dari bahan alami ini sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat untuk memutus rantai covid-19. Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat dari masing masing kelompok sebagai salah satu bentuk pencegahan wabah covid-19.
Kegiatan pembuatan Hand sanitizer dipraktekkan oleh kelompok mahasiswa dalam jangka waktu 1-2 hari. Pembuatan hand sanitizer alami ini membutuhkan peralatan dan bahan yang mudah dan praktis seperti air, daun sirih, jeruk nipis, alkohol 70%, botol spray, saringan, panci.
Proses pembuatan hand sanitizer alami sangat praktis dan mudah dipraktekan secara mandiri. Proses pembuatan diawali dengan membersihkan daun sirih dan batangnya dengan air mengalir. Langkah selanjutnya dengan merebus daun risih dengan 1 liter air sampai mendidih (kurang lebih 5-7 menit). Setelah rebusan sirih mendidih, pisahkan daun sirih dengan airnya dan campurkan dengan perasan buah jeruk nipis. Jika menginginkan hasil yang maksimal, diamkan rebusan daun sirih dan jeruk nipis selama 8 jam. Tujuannya untuk mendapatkan hand sanitizer alami dengan tingkat kebeningan yang tepat. Langkah terakhir, air rebusan daun sirih dimasukkan ke dalam botol spray dengan perbandingan 50 ml dan 10 ml alkohol 70%. Kemasan hand sanitizer alami dapat ditempel stiker pada botol agar lebih menarik dan hand sanitizer siap digunakan dan didistribusikan kepada masyarakat di sekitar.
Tujuan adanya kegiatan pemberdayaan ini untuk mengedukasi masyarakat dalam membuat hand sanitizer sendiri di rumah dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di lingkungan sekitar dan dapat menjadi solusi untuk menghemat pengeluaran ditengah pandemi seperti sekarang ini. Pembuatan handsanitizer sangat aman digunakan masyarakat karena menggunakan bahan bahan organik.
Berikut adalah dokumentasinya

Mahasiswa Juhairiyah (kiri) dan Sabrina (kanan) memberikan hand sanitizer pada anggota masyarakat

Mahasiswa Vira (kanan) ikut membagikan hand sanitizer pada salah satu pedagang di pasar

Mahasiswa (kanan) Ermon Prima berpose setelah memberikan hand sanitizer pada sesama mahasiswa UPM