Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa Baru Fisip 2022

Pada Sabtu sampai dengan Senin tanggal 16-18 Juli 2022, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik mengadakan kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa semester 2 dan semester 4 yaitu Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Latihan dasar ini mengundang mahasiswa angkatan 2020 dan 2021 sebagai peserta.

Dimana kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan atau skill mahasiswa dalam memimpin, selain itu LDK adalah tempat penggemblengan mahasiswa agar bisa membangun personality semakin kuat dan tangguh. Kegiatan ini dilaksanakan di Pesanggrahan Desa Bermi Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo. Desa Bermi terkenal dengan pemandangan alam dan juga penghasil susu sapi terbesar di Kabupaten Probolinggo.

Gambar Check in peserta sebelum keberangkatan menuju tempat LDK.

Kegiatan ini memiliki banyak susunan acara didalamnya mulai dari check in peserta di halaman Kampus Universitas Panca Marga dengan tujuan untuk mengabsen mahasiswa yang hadir dan menunggu peserta lain yang belum hadir. Pada pukul 07.30 mahasiswa di berangkat dari Kampus menuju Villa Pesanggrahan Desa Bermi. Sesampai di tempat mahasiswa diperkenankan istirahat sampai acara pembukaan dimulai. Acara pembukaan dibuka oleh panitia, kemudian dilanjutkan sambutan dari Dekan Fisip yang menyampaikan sepatah dua kata kepada mahasiswa mengenai sebuah kepemimpinan. Panitia mengundang 2 narasumber untuk menyampaikan materi yang akan disampaikan kepada mahasiswa. 

Gambar penampilan pensi peserta LDK 

Pada malam harinya kegiatan diisi acara pensi yang mana mahasiswa dituntut untuk menampilkan sebuah kreatifitas dari masing-masing kelompok entah itu drama, musik, dan hiburan lainnya. Ada salah satu kelompok yang membawakan sebuah lagu dengan diiringi ketukan dari kajon tanpa gitar meskipun dengan alat seadanya hal tersebut bisa memecah keheningan malam di bumi bremi tersebut. Banyak sorak sorai dari mahasiswa.  Setelah selesainya acara Pentas Seni Mahasiswa, para peserta diperkenankan istirahat untuk persiapan acara jurit malam. Tak sedikit mahasiswa yg menggunakan waktu luang tersebut untuk memejamkan mata melepas penat dalam raga yang seolah sudah mulai terasa lelahnya mengikuti acara demi acara. Ada juga yg berbincang sambil menikmati indahnya malam dengan semilir angin dan sejuknya udara dingin bumi bermi ditemani dengan hangatnya segelas kopi sambil bercerita indahnya negeri ini. 

Gambar Persiapan jurit malam oleh mahasiswa yang didampingi oleh para panitia.

Jam 1 dini hari panitia membangunkan para peserta yg sedang terlelap tidur agar mempersiapkan diri dengan masing-masing kelompok untuk segera memulai acara jurit malam. Banyak dari para peserta beranggapan bahwa jurit malam adalah sesuatu hal yg menakutkan dimana biasanya panitia menyiapkan sebuah rencana untuk menakut-nakuti peserta dengan berkostum hantu. Tetapi itu semua tidak terjadi, peserta hanya menutup mata dengan kain yg sebelumnya dipakai sal untuk penanda setiap kelompok. Setiap kelompok berbaris bergandengan dengan mata tertutup sambil panitia membimbing kelompok dampingannya kesuatu tempat yg telah ditentukan sebelumnya untuk acara jurit malam. Peserta menyusuri jalan setapak berjalan beriringan dengan mata tertutup. Panitia sengaja merahasiakan tempat dari acara ini agar terkesan seperti misteri. Banyak yg mengira dari peserta dibawa ke sebuah curug atau sungai, ada juga yang beranggapan dibawa ke pemakaman. Tetapi hal tersebut ditegaskan panitia membawa semua peserta di sebuah taman yg sunyi. Di suasana yg tenang dan sepi peserta diberi sebuah renungan malam oleh narasumber yg menyentuh sehingga tidak sedikit peserta yg tersentuh hatinya hingga berderai air mata yg memecah kesunyian malam pada saat itu.  Setelah serangkaian acara telah dilewati peserta dibimbing kembali ke basecamp untuk setelahnya istirahat dan tidur.

Gambar suasana senam pagi yang dipandu oleh segenap panitia yang bertugas.

Di pagi hari, mahasiswa yang telah beristirahat seusai melaksanakan jurit malam. Para  peserta kembali melaksanakan kegiatan senam pagi. Namun sebelum melaksanakan senam pagi peserta yang dipandu oleh panitia yang bertugas melaksanakan pemanasan terlebih dahulu. Pagi itu peserta melaksanakan 3 macam senam yaitu senam poco poco, senam maumere, dan senam pinguin. Bukan hanya peserta saja yang mengikuti senam panitia ldk juga mengikuti kegiatan senam pagi. Setelah kegiatan senam dilaksanakan para peserta dipersiapkan untuk kegiatan selanjutnya yaitu kegiatan outbond. Yang dipimpin oleh pemandu. Pada kegiatan outbond para peserta sangat antusias mengikuti seluruh permainan yang diarahkan oleh pemandu. Kegiatan outbond ini dapat meningkatkan kekompakkan antara kelompok peserta LDK.

Gambar  antusias peserta LDK mengikuti kegiatan outbond.

Dosen dan Pemateri yang diundang untuk mengisi kegiatan

Kegiatan ini mengundang narasumber dari berbagai unsur. Salah satunya adalah dari alumni yang diwakili oleh sdr. Abd. Rohim, Moh. Sapi’i, dan Sdr. abd. Rohman. Dari unsur pemerintah daerah, narasumber yang diundang ialah Kepala Desa Sumberlele dan perangkat.